Kecelakaan Jadikan Ahmad Hafal Quran

Thursday, 13 March 2014 00:00 Written by  Published in Religi Read 4526 times
Ustaz Akhmad Makiah Al Hafiz Ustaz Akhmad Makiah Al Hafiz

Rezeki, jodoh, usia, bahagia, dan celaka merupakan rahasia Allah. Manusia harus menerimanya dengan rasa lapang dan ikhlas. Jika disikapi dengan arif dan bijak, musibah yang menimpa seseorang akan memberikan manfaat dan keberkahan hidup dalam dirinya.

Di balik kesedihan bersamanya kebahagiaan. Apabila seseorang sedang ditimpa cobaan, maka jangan pernah berpikir sedikitpun bahwa Allah sedang menghukum dirinya.

Ketidaknyamanan yang diberikan Tuhan itu harus dinikmati dan disyukuri, sebab ia akan melahirkan kekuatan dan energi yang positif.

Adalah Ahmad Maki’ah al Hafiz, pria muda kelahiran Yogyakarta 15 Maret 1990 silam. Setelah kecelakaan menimpa dirinya tahun 2008 lalu, kini Ahmad justru bisa hafal 6.666 ayat Alquran (hafiz).

Kisahnya, saat dia hendak melakukan tes beasiswa berupa ujian tertulis dan lisan, sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan mobil.

Akibatnya, kedua tulang panggul dan lengan tangannya patah. Selama 1,5 tahun dirinya terbaring di atas kasur.

Untuk memulihkan patah tulangnya, dokter memasang penyangga tulang (pen) di dalam empat tulangnya. Sebelum kecelakaan terjadi, dirinya memang sudah hafal 8 surat terpanjang dalam Alquran.

"Sebelum tes beasiswa, calon peserta harus ikut ujian tertulis di Pati, Jawa Tengah. Sebelum tiba lokasi, di daerah Purworejo saya mengalami kecelakaan hebat. Kedua tangan dan tulang panggul saya patah," ujar Ahmad Maki’ah mengawali cerita di Jouhara al Ferdos Al Touba Hotel di Kota Mekkah, Arab Saudi, Rabu (8/8/2012) lalu.

Menurutnya, calon peserta yang ingin kuliah di Universitas Al Azhar di Cairo, Mesir atau universitas lain di daerah Timur Tengah, minimal harus memiliki hafalan 8 surat Alquran.

Di balik musibah yang ‘memaksa’ dirinya terbaring selama 1,5 tahun, firman-firman Allah sebanyak 30 juz mampu dihafalkannya 100 persen.

Selama proses penyembuhan patah tulangnya, Ahmad sudah mengkhatamkan Alquran ratusan kali. Kata dia, cara mudah menghafal Alquran adalah sederhana.

Yakni dengan membacanya berulang-ulang. Semakin terus-menerus dibaca dengan ikhlas tanpa rasa bosan maka hafalan segera melekat pada ingatan pembacanya.

"Alhamdulillah selama diberikan musibah, saya justru mendapatkan keberkahan yang luar biasa. Jika saat itu tidak kecelakaan, saya sudah berada di Mesir dan hanya hafal 8 surat saja. Namun dengan musibah ini, 6.666 ayat sudah hafal di luar kepala," kenang Ahmad dengan mata berkaca-kaca.

Selain Ahmad Maki’ah, keluarga besarnya mulai dari kakek, nenek, ayah, ibu, dua kakak dan dua adik perempuannya juga hafal Alquran.

Artinya, dirinya memang berasal dari keluarga para penghafal Alquran. Kebiasaan baik ini sudah diwariskan secara terprogram kepada anak-anak, cucu-cucu, dan cicit-cicitnya kelak.

Kendati sebagai orang yang hafal Alquran, dirinya tidak hanya sekedar hafal bacaannya. Akan tetapi dia juga berusaha menghafalkan tafsir dan makna dari bacaannya itu.

Untuk meraih tujuan itu, selepas sembuh dari musibah, dia memutuskan untuk mengambil kuliah tafsir Alquran dan hadis di Mekkah, Arab Saudi.

Meski baru 4 tahun kuliah di Mekkah, Ahmad Maki'ah masih haus akan pengetahuan dan ajaran keislaman.

Selama proses belajar di Mekkah, dia juga dituntut untuk menghafalkan ratusan hadis-hadis. Semakin lama berada di Arab Saudi, kata dia, maka akan semakin fasih dan bertambah keilmuannya.

"Insya Allah target saya belajar di sini minimal 10 tahun. Kalau sekarang ini, saya belum ada apa-apanya dibandingkan dengan mereka yang sudah senior," ujar Ahmad dengan nada merendah.

Dari pengalaman Ahmad menimba ilmu, dirinya tidak hanya belajar saja. Melainkan jika ada waktu luang menyempatkan berbaur dengan seluruh jemaah asal Tanah Air.

Salah satu caranya menjadi pembimbing calon jemaah umrah atau haji. Biasanya hal ini dilakukan pada saat jemaah melakukan ziarah ke tempat-tempat ziarah tertentu.

Dikarenakan jumlah mahasiswa yang kuliah di Mekkah dan Madinah ratusan, setiap kedatangan jemaah umrah baru dari Tanah Air informasinya menyebar sangat cepat.

Sehingga sesama mahasiswa saling menawarkan kepada mahasiswa lain yang tidak sedang kuliah untuk menjadi pembimbing (muthawwif).

Saat ini, Ahmad sudah hafal Alquran dan ratusan hadis. Untuk mempertahankan hafalannya itu, dirinya harus setor hafalan setiap hari kepada para gurunya.

Selesai salat Subuh, sekitar 3-4 jam, Ahmad harus membacakan surat-surat Alquran dan hadis-hadis tanpa harus melihat teks tertulisnya.

Selain itu, dia sering juga diminta nasehatnya oleh jemaah di Tanah Air melalui telepon, pesan singkat (SMS), atau Blackberry Mesenger (BBM).

Termasuk jemaah yang sudah pernah melakukan ibadah umrah atau haji sekalipun. Umumnya, nasihat yang disampaikan mengenai masalah hukum (fiqih), akidah, ibadah, dan lain-lainnya.

"Insya Allah jika kita saling menasehati kepada sesama muslim tentu akan memberikan keberkahan dan kebahagiaan dalam hidup. Untuk itu silakan kepada jemaah yang ingin menghubungi saya bisa ke nomor +966553149382 atau PIN BB 2757397D," ujar Ahmad berpesan.

Bengkel Manusia Bukan Sembarang Bekam...!

Berdiri Sejak 1999 | Pengobatan Diabetes, Ginjal, Jantung, Skizofrenia, Medis & Non Medis (Gangguan Jin/Setan/Sihir) & Lain-lain | Pelopor: #BEKAMSTERIL #BEKAMPISAUBEDAH #TIDAKPAKAIJARUM #TIDAKPAKAISILET | Alamat: Town House Anggrek Sari Blok G/2 Batam Kepulauan Riau Indonesia | Call/SMS/WA (+62) 813-2871-2147 Email: info@terapioksidan.or.id | Melayani Panggilan Antarkota Dalam & Luar Provinsi - Luar Negeri | Menerima Pasien Rawat Inap dari Dalam dan Luar Negeri | Untuk Reservasi Online: Klik Di Sini